BUPATI CILACAP di hadapkan ke PENGADILAN

8 10 2009

Berkas Korupsi Bupati Cilacap ke Pengadilan UNDP Poster Antikorupsi yang diterbitkan United Nations Development Programme (UNDP) / Artikel Terkait: Probo Disoraki Warga Saat Dipindahkan ke LP Cilacap Dana Rp 10 M Diduga Dibagikan ke Para Pejabat Korupsi Simpedes, 5 Saksi Diperiksa Pejabat Cilacap Diduga Terlibat Penyimpangan Proyek Sekda Cilacap Tersangka PLTU Bunton Kamis, 8 Oktober 2009 | 16:07 WIB Laporan wartawan KOMPAS Madina Nusrat CILACAP, KOMPAS.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bersama Kejaksaan Negeri Cilacap melimpahkan berkas penyidikan tersangka korupsi Bupati Cilacap Probo Yulastoro dan Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah Cilacap Fajar Subekti, kepada Pengadilan Negeri Cilacap, Kamis (8/10). Penyerahan berkas itu disertai pula sejumlah dokumen barang bukti berupa uang Rp 500 juta yang telah dititipkan di kas negara, dan sejumlah dokumen sertifikat tanah milik kedua tersangka senilai Rp 23 miliar. Penyerahan berkas dan dokumen barang bukti itu langsung dipimpin oleh Kepala Kejari Cilacap Yamin RS, yang diserahkan kepada Kepala PN Cilacap Sitompul. Hadir pula Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng, Uung Abdul Syakur. Penyerahan berkas itu berlangsung dalam pengawalan ketat kepolisian karena dikhawatirkan akan ada sejumlah pihak yang menghalangi. Pengawalan ketat tampak di gedung Kejari Cilacap maupun PN Cilacap. Yamin mengatakan, kini pihaknya tinggal menunggu keputusan pengadilan menentukan jadwal persidangan. “Seluruh berkas sudah kami serahkan kepada PN Cilacap. Sekarang tinggal menunggu kapan pihak pengadilan mau menggelar sidangnya,” jelasnya. Sejauh ini, lanjutnya, Kejati Jateng telah menyiapkan empat orang jaksa dan Kejari Cilacap menyiapkan dua orang jaksa, sebagai tim jaksa penuntut umum kedua tersangka. Sebelumnya, Kejari Cilacap hanya menyiapkan seorang jaksa. “Kami memandang kasus ini perlu ditangani oleh tim jaksa yang memadai,” katanya. Probo bersama Fajar disangka telah mengorupsi dana insentif pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun anggaran 2007 senilai Rp 12,6 miliar. Selain itu, Probo juga disangka telah mengorupsi dana kontribusi dari PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Intan Cilacap dan dana operasional koordinasi pengendalian pendapatan daerah Pemerintah Kabupaten Cilacap senilai hampir Rp 10 miliar. Kepala PN Cilacap Sitompul mengatakan, dalam pekan ini pihaknya akan memeriksa seluruh kelengkapan berkas penyidikan kedua tersangka. “Kalau masih ada kurang, tentunya perlu diperbaiki,” jelasnya. Oleh karena itu, dia mengatakan, belum dapat menentukan kapan kasus itu akan digelar dalam persidangan. Namun untuk persidangan nanti, lanjutnya, akan disiapkan tim pengaman dari kepolisian karena kasusnya memiliki minat publik yang cukup tinggi.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: